Full width home advertisement

Post Page Advertisement [Top]



         Sudah lebih kurang 4 tahun Pak Martin kerja di ukui aku tak pernah tahu, kenapa dia lebih memilih bekerja jauh di luar kota. Kurasa cuma dia yang tahu alasannya. Kalau ku pikir secara rasional , di kota ini banyak pekerjaan, manusia bisa memilih apa yang bisa dikerjakan. Seperti memelihara ternak, berkedai seperti dulu, kerja bangunan pun banyak di kota ini, jadi tukang parkir, bahkan aku cuma cari kara-kara pun setiap hari, bisa juga menutupi kekurangan hidup di rumah tunggu kami.
          Hampir setiap malam aku tak bisa tidur sampai pagi. Padahal, setiap harinya aku harus mulung sampah. Yah Tuhan, aku tak pernah menyangka, kenapa aku harus jadi pemulung. Aku sudah sempat kerja di RBC jadi kerja di rumah makan DIMSUM, tapi belum lama kerja anakku kristian jatuh sakit, dan harus di Opname. Akupun sambil kerja di Avian jadi tukang sapu (kebersihan) dan akhirnya berhenti, karena anak anak ku jadi terlantar, sinta pun sakit. Akhirnya akupun memutuskan tak kerja lagi sama orang lain dan jadilah aku seorang pemulung.
           Aku punya anak 4 orang anak yang manismanis. 2 cewek dan 2 cowok. Aku tidak pernah mengharap yang muluk- muluk. Hasil penjualan kara kara ku tidaklah banyak. Sesuai dengan tenagaku, aku mencari 2 x satu hari.1 x naik honda ,1 x jalan kaki.Tapi Tuhan sangat baik padaku, setiap harinya ada saja yang ku bawa pulang,walaupun sampah, namun sampah yang bisa dijadikan uang.Tapi aku masih saja merasa tak bahagia . Suamiku orang yang tak bisa ku mengerti. Aku sudah hidup bersamanya kurang lebih 20 tahun. Tapi dia bukan suami yang baik ,dia dulu suka memukul aku , dan sampai hari ini dia masih sering mabuk dia penikmat alkohol.
          Gajinya sedikitnya dikasih kerumah kami, untuk menutupi kebutuhan saja kurang, apalagi untuk yang lainnya.Kalau mau kepesta atau gereja, selalu saja uang tak ada. Sehingga anakku pun 2 orang cewek tak sekolah lagi.Terkadang aku sering putus asa. Mengapa haruus susah aku menajlani hidup ini.Aku coba mendekatkan diri sama Tuhan, agar aku bisa bertahan hidup.Aku pernah di opname di rumah sakit,terkena infeksi saluran pencernaan , sehingga harus di operasi, kata dokter. Tapi karena uang tak ada, penyakit kupun diobati secara herbal saja. Kadangkadang aku rebus daun-daunan yang bisa jadi obatnya.
           Puji Tuhan sampai hari ini aku masih hidup walaupun sering merasa nyeri di perut sebelah kanan. Tapi kakiku mengalami pembengkakan aku tak tahu sakit apa itu, tapi rasanya juga nyeri dan kaku. Suamiku tak pernah membawa berobat, untuk menanyakan aku sakit, atau sehat pun dia tak pernah. Mamak suamiku tidaklah orang yang baik padaku.Dia selalu menanyakan gaji anaknya, aku kemanakan.Padahal gaji anaknya sekitnya setiap bulannya, tapi dia bilang , gaji anaknya puluhan juta.
           Kalau saja gajinya puluhan juta,mengapa aku harus mulung sampah. Padahal suamiku diamdiam ngasih uang ke kampung tanpa sepengetahuanku.Tuhan ..... berilah aku kesabaran, untuk menghadapi suamiku yang tak pernah jujur, dan meghadapi keluarga suamiku. Terkadang aku berpikir untuk bercerai saja. Tapi Tuhan benci perceraian walaupun ,meanjalani rumah tangga ini sangat menyiksa. Urat syraf kupun selalu tegang dan sakit.
          Suamiku kau yang membuat hidupku sulit, susah pikiranku. Hari-hari ,minggu ke minggu, bulan pun berlewatan aku selalu berpikir sendiri dari pagi hari sampai malam, dan pagi pun masih tak bisa tidur.Tuhan beri aku kekuatan, kesabaran dalam memperjuangkan anakanak yang telah kau titipkan buatku ,berikan kesehatan pada anak-anak ku ini ya Tuhan ,jauhkan mereka berempat dari segala masalah , beri mereka umur yang panjang.Jadikan mereka Ya Tuhan menjadi anak-anak yang patuh pada orang tua , dan takut akan Tuhan.Berkati mereka selalu ya Tuhan.
          Kau tahu Tuhan, cuma mereka berempat yang aku punya dalam hidup ini. Mereka berempat ,harta yang tak ternilai harganya ya Tuhan.Bapak anak-anak ini bukan lah orang yang baik Tuhan.Aku hanya bisa bertahan, hanya karena anak-anak yang kau titipkan ini. Berilah Kesadaran dan perubahan sikap kepada suamiku ya Tuhan. Jadikanlah dia suami yang perhatian pada istri dan anaknya.

3 comments:

  1. Keistimewaan boru BATAK. Semoga selalu sabar, Dan dimudahkan segala sesuatunya. Amin

    ReplyDelete
  2. Semoga selalu diberi kesabaran dan dimudahkan segala sesuatunya. Amiinn...

    ReplyDelete

Bottom Ad [Post Page]